Beranda

Hobi

Yoga bagi kesehatan

Yoga bagi kesehatan

Dari luar tampak seperti tidak melakukan apa-apa: duduk bersila, memejamkan mata, bernapas. Tapi di balik matras kecil itu, yoga diam-diam melatih tubuh, napas, dan batin sekaligus.

189 dibaca
Belum ada penilaian

Pernah saya melihat orang duduk bersila di atas matras, memejamkan mata, hanya bernapas. Dari luar tampak seperti tidak melakukan apa-apa. Tapi mengapa wajahnya sehabis itu terlihat lebih segar daripada wajah saya sehabis berolahraga? Di masa yang penuh kebimbangan seperti sekarang, banyak orang mencari cara menenangkan diri, dan yoga menjadi salah satu pilihan yang paling banyak diminati. Apa sebenarnya yang dikerjakannya di dalam tubuh dan batin kita?

Yang pertama perlu diluruskan: yoga bukan sekadar urusan mengendorkan otot yang tegang. Ia bekerja lebih menyeluruh, menyentuh sisi fisik sekaligus mental. Pantas saja ia menjadi tren.

Dari sisi fisik, yoga melatih tubuh menjadi lebih lentur dan lebih kuat. Gerakan-gerakannya melibatkan hampir semua bagian tubuh, sehingga tanpa terasa kita "dipaksa" berlatih kekuatan dan kelenturan sekaligus. Seperti menyervis mesin bukan dengan menggeber gasnya, melainkan dengan memutar tiap sendi pelan-pelan sampai semuanya kembali luwes. Siapa bilang olahraga harus selalu berupa angkat beban atau lari berkilo-kilometer?

Lalu ada urusan napas. Sesi yoga yang tampak santai ternyata bisa membuat kita terengah-engah. Aneh? Justru itu tandanya pernapasan sedang dilatih supaya lebih lancar. Dan pernapasan yang lancar bukan perkara sepele. Ia fondasi bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, seperti aliran listrik bagi sebuah rumah: tidak kelihatan, tapi semuanya bergantung padanya.

Bagaimana dengan batin? Di sinilah yoga menunjukkan sisi menariknya. Dengan memusatkan perhatian pada napas dan gerakan seluruh tubuh, kita diajak sungguh-sungguh merasakan tubuh sendiri. Bukankah selama ini tubuh sering kita perlakukan seperti kendaraan yang hanya diingat saat mogok? Perhatian semacam itu membuat kita lebih rileks, dan stres pun berkurang. Bonusnya, tidur ikut membaik. Setelah seharian lelah bekerja, bisa tidur lebih nyenyak berkat latihan sederhana di atas matras. Siapa yang menolak?

Hanya saja, semua manfaat ini tidak datang dalam sekejap. Kuncinya konsisten. Berlatih, berlatih, dan berlatih lagi, sampai tubuh dan napas berkawan. Yoga, si penolong di tengah kegundahan hidup, layak mendapat tempat dalam gaya hidup sehat kita. Siapa tahu, dari matras kecil itu tumbuh badan yang lebih sehat dan hati yang lebih bahagia.

Sumber:

Harvard Health Publishing (2021). Yoga for better mental health. https://www.health.harvard.edu/blog/yoga-for-better-mental-health-202105112439
Mayo Clinic (2021). Yoga: Fight stress and find serenity. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/yoga/art-20044733

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Terkait

Menjelajahi Kelezatan Dunia Kuliner: Sebuah Petualangan Rasa

Kata kuliner turun dari culina, bahasa Latin untuk dapur. Dari rendang sampai sushi burrito, tulisan ini menjelajahi bag...

anu
15 Mar 2024

Sejarah dan Evolusi Mesin Mobil: Dari Mesin Uap hingga Listrik

Dari traktor uap Cugnot tahun 1769 sampai mobil listrik hari ini, sejarah mesin mobil ternyata seperti lomba estafet: ua...

anu
15 Jun 2023

Cara Menyusun Rencana Latihan Olahraga yang Efektif

Latihan tanpa rencana itu seperti memasak tanpa resep: bahannya lengkap, hasilnya untung-untungan. Enam langkah sederhan...

anu
14 Jun 2023

© 2026 . Semua hak dilindungi.

Powered by LONTAR CMS v1.85.0