Tintin, Kapten Haddock, dan Profesor Lakmus kembali terseret ke negeri fiktif San Theodoros, yang sebelumnya muncul di Patung Kuping Belah. Kali ini masalah bermula ketika Bianca Castafiore dan rombongannya ditahan oleh rezim Jenderal Tapioca dengan tuduhan palsu. Tintin dan kawan-kawan lalu terlibat dalam usaha penyelamatan yang akhirnya membawa mereka ke kubu gerilyawan Jenderal Alcazar dan kelompoknya, para Picaros. Album resmi Tintin menyebut ini sebagai episode ke-23, berlatar Amerika Latin, penuh kudeta, penyanderaan, dan perang gerilya.
Inti ceritanya adalah upaya menyelamatkan Castafiore yang berkembang menjadi keterlibatan Tintin dalam kudeta dan pergantian rezim di San Theodoros. Hergé juga memakai cerita ini untuk menyindir kemunafikan siklus revolusi dan kontra-revolusi di Amerika Selatan.
Album ini juga terkenal karena beberapa hal khas: ini adalah petualangan lengkap terakhir yang selesai ditulis Hergé, dan untuk pertama kalinya Tintin tampil memakai celana jeans cokelat, bukan celana golf khasnya. Situs resmi juga menyorot perubahan-perubahan lain di dunia Tintin, termasuk Kapten Haddock yang jauh lebih sedikit memaki.