Tongkat Raja Ottokar
Niat mengembalikan tas yang tertinggal menyeret Tintin ke intrik Syldavia: pencurian tongkat kerajaan Ottokar dan ancaman kudeta terhadap raja.
Memuat dokumen PDF...
Sebatang tongkat. Hanya sebatang tongkat, tetapi nasib satu kerajaan bergantung padanya. Orang Jawa mengenal hal serupa: raja tanpa pusaka dianggap kehilangan wahyunya. Semuanya bermula sangat sederhana. Tintin menemukan sebuah tas yang tertinggal di taman dan berniat mengembalikannya. Dari niat baik sekecil itu, ia malah terseret ke intrik politik di negeri fiktif Syldavia, ketika muncul rencana mencuri tongkat kerajaan Ottokar, lambang penting legitimasi raja. Jika tongkat itu hilang sebelum upacara resmi, kedudukan raja bisa runtuh dan kudeta jadi lebih mudah dijalankan.
Gramedia merangkumnya dengan manis: Tintin yang semula hanya ingin mengembalikan tas akhirnya terlibat dalam permainan politik dan ancaman kudeta terhadap seorang raja. Intinya, Tintin berusaha menggagalkan pencurian tongkat kerajaan Syldavia dan mencegah kudeta politik. Sumber lain edisi Indonesianya menyebutnya petualangan mengungkap misteri pencurian Tongkat Ottokar, benda wasiat raja Syldavia. Niat kecil, akibat besar.
Tinggalkan Komentar
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
Post Terkait
Balas Dendam
Judul kedua Trigan yang diterbitkan Gramedia ini berkisah tentang dendam lama yang meledak menjadi krisis kerajaan. Dend...
Lima Tantangan Maut
Seri pertama Trigan edisi Indonesia memperkenalkan planet Elekton, peradaban Romawi kuno berteknologi futuristis, lewat...
Tintin dan Picaros
Petualangan lengkap terakhir yang selesai ditulis Hergé: penyelamatan Castafiore di San Theodoros yang berujung kudeta,...
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!