Penjelajahan ke Bulan
Lanjutan Ekspedisi ke Bulan: roket Profesor Lakmus mendarat di Bulan, tetapi musuh terbesar rombongan ternyata bukan ruang hampa, melainkan pengkhianat yang ikut menumpang.
Memuat dokumen PDF...
Sebelum kaki manusia sungguh menginjak Bulan, imajinasi sudah lebih dulu mendarat di sana. Album ini salah satu buktinya. Ceritanya lanjutan langsung dari Ekspedisi ke Bulan: roket buatan Profesor Lakmus akhirnya berhasil diluncurkan ke Bulan, membawa Tintin, Milo, Kapten Haddock, sang profesor sendiri, serta Dupond dan Dupont. Perjalanannya jauh dari mulus. Ada tekanan peluncuran, keadaan tanpa gravitasi, gangguan teknis, lalu ancaman sabotase dari pihak yang ingin merebut roket. Halaman resmi Tintin menegaskan album ini menyelesaikan petualangan ilmiah yang dimulai di Destination Moon, dengan pengalaman di ruang angkasa dan permukaan Bulan.
Sesampainya di Bulan, mereka menjelajah permukaannya, meneliti gua, dan mencoba bertahan hidup dalam situasi berbahaya. Konflik memuncak ketika pengkhianatan dan perebutan kendali roket mengancam kepulangan mereka ke Bumi. Apa musuh terbesar di ruang angkasa? Ternyata bukan ruang hampa, melainkan hati manusia yang ikut menumpang. Roket bisa dihitung para insinyur sampai ke bautnya, pengkhianatan tidak. Berangkat susah, pulang ternyata lebih susah lagi.
Tinggalkan Komentar
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
Post Terkait
Balas Dendam
Judul kedua Trigan yang diterbitkan Gramedia ini berkisah tentang dendam lama yang meledak menjadi krisis kerajaan. Dend...
Lima Tantangan Maut
Seri pertama Trigan edisi Indonesia memperkenalkan planet Elekton, peradaban Romawi kuno berteknologi futuristis, lewat...
Tintin dan Picaros
Petualangan lengkap terakhir yang selesai ditulis Hergé: penyelamatan Castafiore di San Theodoros yang berujung kudeta,...
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!