Beranda

Hobi

Mengatasi Rasa Malas: Cara Mengembalikan...

Mengatasi Rasa Malas: Cara Mengembalikan Semangat dalam Belajar dan Bekerja

Ada hari ketika membuka buku terasa seperti mengangkat galon. Rasa malas ternyata tidak hilang dengan dimarahi, ia hilang lewat jalan-jalan kecil yang bisa kita siapkan sendiri.

128 dibaca
Belum ada penilaian

Ada hari-hari ketika membuka buku saja terasa seperti mengangkat galon. Tugasnya kecil. Bebannya yang aneh. Saya sering bertanya-tanya: ke mana perginya semangat yang kemarin masih menyala?

Orang Jawa punya kata yang pas untuk kondisi ini: aras-arasen. Malas yang bukan sekadar malas, melainkan enggan yang tidak jelas sebabnya. Kabar baiknya, rasa ini bisa diakali, dan caranya tidak muluk-muluk.

Langkah pertama, tulis tujuan Anda. Bukan disimpan di kepala, tetapi benar-benar ditulis, lengkap dengan jangka waktunya. Tujuan yang tertulis itu seperti paku di dinding: perhatian kita jadi punya tempat untuk menggantung. Setelah itu usahakan menyelesaikannya sesuai tenggat yang Anda tetapkan sendiri.

Kedua, beri diri Anda hadiah setiap kali tugas selesai atau tujuan tercapai. Boleh liburan ke pantai, boleh membeli sesuatu yang sudah lama diincar. Kedengarannya kekanak-kanakan? Justru di situ kejujurannya. Kita memang makhluk yang bergerak karena harapan.

Ketiga, ubah rutinitas. Melakukan hal yang sama setiap hari membuat bosan, dan bosan adalah pintu masuk rasa malas. Sesekali lakukan kegiatan yang berbeda, dan lihat bagaimana semangat pelan-pelan pulang.

Keempat, cari teman belajar atau rekan kerja yang semangatnya tinggi. Semangat itu menular, seperti bara yang memindahkan panasnya ke arang di sebelahnya. Membicarakan tugas atau proyek bersama juga membuka sudut pandang yang berbeda.

Kelima, berolahraga. Jogging ringan atau yoga cukup untuk menaikkan energi dan menurunkan stres, dua hal yang diam-diam memberi makan rasa malas.

Terakhir, belajarlah dari kesalahan. Saat malas datang, ingat kembali kegagalan yang pernah terjadi. Bukan untuk menghukum diri, melainkan untuk mengingat mengapa dulu kita mulai melangkah.

Rasa malas tidak hilang dengan dimarahi. Ia hilang ketika kita menyiapkan jalan-jalan kecil supaya kaki mau melangkah lagi.

Sumber: "How to Overcome Laziness and Procrastination", Psychology Today (https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-science-willpower/201312/how-overcome-laziness-and-procrastination); "10 Ways to Overcome Laziness", Lifehack (https://www.lifehack.org/articles/productivity/10-ways-overcome-laziness-and-take-control-your-life.html); "How to Overcome Laziness: Tips and Tricks", Verywell Mind (https://www.verywellmind.com/how-to-overcome-laziness-4164260); "Why Am I So Lazy? 15 Ways to Stop Being Lazy and Unmotivated", Healthline (https://www.healthline.com/health/how-to-stop-being-lazy); "The Science of Laziness", BBC Future (https://www.bbc.com/future/article/20191017-the-science-of-laziness-and-how-to-overcome-it).

  • Tag:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Post Terkait

Menjelajahi Kelezatan Dunia Kuliner: Sebuah Petualangan Rasa

Kata kuliner turun dari culina, bahasa Latin untuk dapur. Dari rendang sampai sushi burrito, tulisan ini menjelajahi bag...

anu
15 Mar 2024

Sejarah dan Evolusi Mesin Mobil: Dari Mesin Uap hingga Listrik

Dari traktor uap Cugnot tahun 1769 sampai mobil listrik hari ini, sejarah mesin mobil ternyata seperti lomba estafet: ua...

anu
15 Jun 2023

Cara Menyusun Rencana Latihan Olahraga yang Efektif

Latihan tanpa rencana itu seperti memasak tanpa resep: bahannya lengkap, hasilnya untung-untungan. Enam langkah sederhan...

anu
14 Jun 2023

© 2026 . Semua hak dilindungi.

Powered by LONTAR CMS v1.85.0