Kepiting Bercapit Emas
Dari sebuah kaleng daging kepiting, Tintin membongkar jaringan penyelundup narkotika sekaligus bertemu Kapten Haddock untuk pertama kalinya.
Memuat dokumen PDF...
Setiap persahabatan besar punya titik awal. Yang satu ini sungguh tidak romantis: sebuah kaleng daging kepiting. Dalam Kepiting Bercapit Emas (The Crab with the Golden Claws), Tintin tertarik pada kasus yang tampaknya sepele itu. Petunjuk kecil ini membawanya ke kapal Karaboudjan, tempat ia bertemu Kapten Haddock untuk pertama kalinya. Haddock saat itu di bawah pengaruh awak kapal yang terlibat kejahatan, sementara Tintin menemukan jaringan penyelundupan narkotika yang disamarkan lewat kaleng-kaleng kepiting.
Cerita lalu mengalir ke laut dan gurun, penuh penculikan, pelarian, dan kejar-kejaran. Inti album ini adalah usaha Tintin membongkar komplotan penyelundup sekaligus menolong Haddock, tokoh yang kelak menjadi salah satu terpenting di seluruh seri. Gramedia pun menegaskan bahwa album ini adalah kisah pertama pertemuan mereka berdua. Dari sebuah kaleng kepiting, lahir persahabatan seumur hidup. Bukankah hal besar memang sering menyaru sebagai hal kecil?
Tinggalkan Komentar
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
Post Terkait
Balas Dendam
Judul kedua Trigan yang diterbitkan Gramedia ini berkisah tentang dendam lama yang meledak menjadi krisis kerajaan. Dend...
Lima Tantangan Maut
Seri pertama Trigan edisi Indonesia memperkenalkan planet Elekton, peradaban Romawi kuno berteknologi futuristis, lewat...
Tintin dan Picaros
Petualangan lengkap terakhir yang selesai ditulis Hergé: penyelamatan Castafiore di San Theodoros yang berujung kudeta,...
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!