Hiu-Hiu Laut Merah
Berniat menolong Emir Khemed dari kudeta, Tintin dan Haddock malah membongkar jaringan perdagangan budak modern di Laut Merah, lengkap dengan kembalinya Rastapopoulos.
Memuat dokumen PDF...
Niat awalnya sederhana: menolong teman lama. Emir Ben Kalish Ezab, penguasa Khemed, sedang terancam kudeta. Tetapi pertolongan kecil itu seperti menarik seutas benang di ujung sweter. Ditarik sedikit, terurai semuanya. Penyelidikan berkembang menjadi perkara jauh lebih besar: jaringan penyelundupan manusia dan senjata lewat jalur laut. Halaman resmi Tintin menjelaskan bahwa cerita ini membawa Tintin sampai ke Laut Merah untuk menyingkap perdagangan budak modern.
Di album ini Tintin dan Haddock menghadapi intrik politik Timur Tengah, pengkhianatan, kejar-kejaran laut, dan musuh lama yang kembali muncul, termasuk Rastapopoulos. Nuansanya lebih internasional: konflik politik regional berjalin dengan kejahatan lintas negara. Singkatnya, Tintin membongkar jaringan perdagangan manusia sambil menolong sekutu-sekutunya di Khemed. Perdagangan budak di zaman modern? Sayangnya bukan khayalan. Kadang komik lebih berani menunjuk kenyataan daripada koran orang dewasa.
Tinggalkan Komentar
Email Anda tidak akan dipublikasikan.
Post Terkait
Balas Dendam
Judul kedua Trigan yang diterbitkan Gramedia ini berkisah tentang dendam lama yang meledak menjadi krisis kerajaan. Dend...
Lima Tantangan Maut
Seri pertama Trigan edisi Indonesia memperkenalkan planet Elekton, peradaban Romawi kuno berteknologi futuristis, lewat...
Tintin dan Picaros
Petualangan lengkap terakhir yang selesai ditulis Hergé: penyelamatan Castafiore di San Theodoros yang berujung kudeta,...
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!