Kisah ini berawal dari kejadian mengejutkan yang terjadi di depan pondok Asterix.
- Bayi di Depan Pintu: Suatu pagi, Asterix dan Obelix dikejutkan oleh seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di ambang pintu pondok Asterix. Bayi itu dibungkus dengan kain mahal dan dihiasi perhiasan emas, menunjukkan bahwa ia berasal dari keluarga kaya dan terhormat.
- Asterix Menjadi “Ayah”: Karena tidak ada yang tahu siapa orang tua bayi tersebut, dan karena Asterix yang menemukannya, ia terpaksa mengambil peran sebagai pengasuh. Obelix pun, dengan sifatnya yang penyayang, segera jatuh cinta pada bayi itu dan sangat protektif.
- Kekuatan Ajaib: Tanpa sengaja, bayi itu meminum Ramuan Ajaib yang ditinggalkan Panoramix di dekat pondok Asterix! Akibatnya, bayi itu mendapatkan kekuatan super dan mulai menimbulkan kekacauan lucu di desa, termasuk mengalahkan beberapa tentara Romawi yang berpatroli.
- Ancaman Romawi: Tentara Romawi, yang dipimpin oleh Marcus Junius Brutus (anak angkat Julius Caesar yang terkenal), mulai memburu bayi tersebut. Mereka berencana menggunakan bayi itu sebagai alat tawar-menawar untuk menggulingkan Caesar.
- Identitas Terungkap: Terungkap bahwa bayi itu adalah putra dari Julius Caesar dan Cleopatra. Brutus telah menculik bayi itu sebagai bagian dari rencananya untuk merebut takhta.
- Penyelamatan dan Resolusi: Asterix dan Obelix harus melindungi bayi itu dari upaya penculikan oleh Brutus dan pasukannya. Setelah serangkaian pertempuran dan pengejaran yang sengit, Cleopatra sendiri datang ke Galia menggunakan kapal perangnya yang mewah. Ia mengambil kembali putranya dari desa Galia yang berantakan, menghukum Brutus, dan berterima kasih kepada Asterix serta Obelix.
Komik ini menonjolkan sisi penyayang Asterix dan Obelix saat mengasuh bayi, sambil tetap mempertahankan aksi dan pertarungan melawan Romawi, yang kali ini dipimpin oleh salah satu musuh besar Caesar.