Komik ini unik karena tidak melibatkan perjalanan jauh. Sebaliknya, fokusnya adalah pada perpecahan internal di desa Galia tetangga, yang dibagi oleh parit besar.
- Desa yang Terpecah: Ada sebuah desa Galia tetangga yang wilayahnya benar-benar terbelah dua oleh sebuah parit besar (fossé). Parit ini merupakan lambang dari perpecahan politik yang mendalam di antara penduduk desa tersebut.
- Dua Kepala Suku: Desa itu dipimpin oleh dua Kepala Suku yang bersaing:
- Segregarik (Chef Segregacix), yang didukung oleh separuh desa.
- Komunalix (Chef Communalix), yang didukung oleh separuh lainnya.
- Peran Romawi: Pasukan Romawi, yang dipimpin oleh seorang komandan licik bernama Konstituenus (Tribun Lartifis), melihat perpecahan ini sebagai peluang besar. Mereka secara aktif memperburuk perselisihan kedua belah pihak dengan harapan mereka akan saling menghancurkan dan mempermudah penaklukan Romawi.
- Penyebab Permintaan Bantuan: Putri Segregarik, Fiancée (Amnesia), jatuh cinta pada putra Komunalix, Harmonix (Hisia). Namun, Konstituenus juga ingin menikahi Fiancée untuk menguasai desa tersebut, sehingga ia menculik gadis itu.
- Misi Asterix dan Obelix: Dukun desa yang terpecah itu meminta bantuan Asterix, Obelix, dan Panoramix dari desa mereka untuk menghentikan Romawi dan menyatukan kembali desa yang terbelah.
- Penyelesaian: Asterix dan Obelix harus bekerja sama untuk:
- Menyelamatkan Fiancée dari Konstituenus.
- Menghadapi Romawi yang kini bersiap menyerbu desa yang lemah.
- Membantu kedua Kepala Suku untuk berdamai dan menyatukan kembali desa. Di akhir cerita, kedua Kepala Suku (Segregarik dan Komunalix) memutuskan untuk berduel sebagai cara terakhir untuk memutuskan siapa yang akan memimpin desa yang sudah dipersatukan itu.
Komik ini merupakan alegori tentang perpecahan politik dan menunjukkan bagaimana konflik internal dapat dieksploitasi oleh pihak luar (Romawi). Pesan utamanya adalah tentang pentingnya persatuan untuk melawan musuh bersama.